Selasa, 12 Juli 2011

Tawaran Rp 488 Miliar untuk Tevez


Manchester: Klub elite Brasil, Corinthians, menyodorkan penawaran 40 juta euro atau Rp 488 miliar untuk merekrut kembali striker Manchester City Carlos Tevez. Diyakini, Tevez dengan senang hati menerima dan agennya berharap City tidak membuang kesempatan itu.

City membandrol Tevez 50 juta pound (Rp 700 miliar) dan tawaran formal pertama datang dengan jumlah lebih minim dari yang dipatok. Terang saja jika dilihat nilainya, City bakal menampik tawaran Corinthians. Tetapi agen Tevez akan meyakinkan City untuk menyetujui tawaran itu.

Direktur Teknik Corinthians Duilio Monteiro Alves mengkonfirmasi telah menghubungi perwakilan Tevez. Akan tetapi, Alves tidak ingin menjanjikan macam-macam kepada suporter. “Saya hanya tidakingin mereka terlalu berharap. Kami akan berusaha. Hanya itu yang bisa saya katakan,” ucap dia.

Tidak ada yang tidak mungkin, ujar Alves terkait kemungkinan merekrut Tevez. Dia yakin striker yang tengah memperkuat Argentina di Copa America itu berhasrat kembali ke Corinthians atau Boca Juniors. Dengan mencermati hasrat Tevez, klub berjuluk Timao itu akan berusaha semaksimal mungkin menghidupkan harapan suporter.

Penawaran dari Corinthians akan memicu penawaran lain, seperti misal dari Juventus, Inter Milan, dan Real Madrid. Bahkan Chelsea juga termasuk yang tertarik pada mantan striker Manchester United tersebut. Namun Corinthians memiliki keuntungan karena City dengan tegas tidak akan menjualnya ke klub yang berpotensi menjadi rival mereka, baik di Liga Premier maupun Liga Champions.

Melepas Tevez kembali ke Amerika Selatan lebih aman buat The Citizens. Tawaran Corinthians mungkin tergolong kecil ketimbang bandrol yang telah ditetapkan. City harus mengingat tidak mungkin ada tawaran lebih besar di kemudian hari untuk Tevez dari klub lain di Amerika Selatan.

Tevez merupakan mantan kapten di Corinthians sebelum hengkang ke West Ham United pada 2006 seteelah bermain dua tahun. Dia menjadi pemain pertama di luar Brasil yang menerima gelar pemain terbaik liga Brasil sejak 1976. Tevez ingin meninggalkan Eastlands karena alasan keluarga.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar